Berbagai Essential Oil untuk Mengatasi Migrain dan Sakit Kepala

Ada beberapa cara untuk atasi migrain, salah satunya dengan essential oil. Mari simak jenis essential oil untuk mengatasi migrain di sini.

Migrain adalah sakit kepala sebelah yang kerap menyiksa. Kondisi migrain bisa disertai mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya. Selain diatasi dengan minum obat, migrain juga dapat diredakan dengan menggunakan minyak esensial.

Saat mencium aroma essential oil, Anda akan menghirup partikel-partikel uap yang masuk ke paru-paru dan otak hingga memengaruhi sistem saraf pusat. Partikel-partikel essential oil tersebut dapat berinteraksi dengan sistem endokrin (hormon) dan organ untuk meredakan nyeri migrain.

1 dari 3 halaman

Jenis Essential Oil yang Baik untuk Mengatasi Migrain

Penelitian yang membahas aromaterapi untuk migrain baru tersedia sedikit. Akan  tetapi, banyak pasien melaporkan bahwa aromaterapi dapat meredakan sakit kepala sebelah mereka.

Berikut adalah beberapa jenis essential oil yang dilaporkan baik untuk meredakan migrain.

  1. Peppermint

Menurut studi yang dipublikasikan oleh jurnal American Family Physician, zat menthol dari peppermint umumnya digunakan ke dalam obat pereda nyeri oles (topikal).

Studi ini juga menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas antara peppermint dan obat asetaminofen (pereda nyeri dan demam), serta tidak ada laporan efek samping.

Meski demikian, minyak esensial peppermint tergolong kuat sehingga tidak boleh diberikan ke bagian wajah, kepada bayi, serta tidak digunakan saat hamil.

Artikel Lainnya: 5 Manfaat Tamanu Oil untuk Wajah Cantik dan Sehat

  1. Lavender 

Seperti halnya peppermint, lavender juga termasuk minyak esensial yang bisa membantu mengatasi nyeri, digunakan untuk relaksasi otot, serta meredakan stres dan kecemasan.

“Beberapa studi menemukan bahwa penggunaan aromaterapi lavender dapat mengurangi rasa sakit,” kata Susan Broner, M.D., yang juga seorang neurolog dan ahli migrain dari Weill Cornell Medical College, Amerika Serikat.

Meski cara kerjanya belum jelas, kemungkinan ada hubungan antara serabut sistem olfaktori (yang berhubungan dengan indra penciuman) dan nukleus trigeminal (salah satu pengatur utama aktivitas migrain) yang berkontribusi terhadap efektivitas lavender.

  1. Rosemary

Minyak rosemary memiliki sifat antiradang dan antinyeri yang cukup kuat sehingga bisa digunakan sebagai pain relieving untuk sakit kepala dan migrain.

Minyak ini telah digunakan selama ratusan tahun untuk membantu mengatasi stress dan nyeri.

Sebuah penelitian tahun 2013 menemukan, penggunaan minyak rosemary dengan terapi obat lainnya dapat membantu menghilangkan gejala migrain. Minyak ini juga membantu mengurangi gejala insomnia dan merelaksasikan otot.

Artikel Lainnya: 10 Cara Mengobati Radang Tenggorokan dengan Essential Oil

  1. Chamomile

Minyak dari tanaman chamomile dapat merelaksasikan tubuh dan otot-otot polos Anda. Ketika otot-otot relaks, nyeri di kepala dengan tipe tegang bisa mereda secara perlahan.

Nyeri kepala tipe ini biasanya muncul dengan gejala tegang di tengkuk leher.

Minyak chamomile juga dapat membantu mengatasi kecemasan dan insomnia yang menjadi penyebab sakit kepala.

Namun, perlu diingat, ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan minyak ini karena berisiko menyebabkan keguguran.

  1. Eucalyptus

Jika sakit kepala Anda disebabkan oleh penyakit sinusitis, essential oil eucalyptus dapat menjadi pilihan untuk mengatasi kondisi tersebut. Minyak ini dapat membuka saluran hidung dan membersihkan sinus. Efeknya, sakit kepala sebelah karena sinusitis bisa mereda.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *