IBEX – SERBUK DAUN KEJI BELING

FREEZE DRIED TECHNOLOGY

TEH DAUN KEJI BELING

INGREDIENT : 100% DAUN KEJI BELING, SEGAR & HIGIENIS, YANG SUDAH DI FREEZE DRIED

DISEDUH AIR PANAS ( TAMBAHKAN MADU BILA DIPERLUKAN)

MANFAAT :BACA ARTIKEL KESEHATAN


Daun Keji Beling, Daun dengan Segudang Manfaat kesehatan

Salah satu manfaatnya adalah untuk menurunkan kolesterol
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah Moms pernah mendengar tentang khasiat dari daun keji beling Ternyata, daun tersebut memiliki beragam manfaat, terutama untuk kesehatan.

Keragaman tanaman yang ada di Indonesia menjadikan banyaknya obat-obatan herbal sebagai pilihan alternatif untuk memulihkan penyakit dan masalah kesehatan lainnya.

Seperti adanya rempah-rempah, termasuk dedaunan yang bisa dijadikan obat. Salah satunya adalah daun tanaman keji beling.

Keji beling atau keci beling tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga Malaysia, Madagascar, dan negara lain.

Jika Moms pernah mendengar, atau sekadar ingin mengetahui manfaat dari daun keji beling, baca terus untuk mencari tahu lebih detail, ya.

Baca Juga: 9+ Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan, Baik untuk Bumil Juga!

Mengenal Daun Keji Beling

daun keji beling.jpgFoto: wikimedia.org

Daun keji beling memiliki nama latin Strobilanthes crispus (Acanthaceae), yang umumnya ditemukan di tepian sungai ataupun lahan dan sering dijadikan tanaman pagar.

Tanaman keji beling bisa bertumbuh hingga satu meter dan memiliki daun yang berwarna hijau gelap serta tepian daun yang bergerigi. Panjang daun keji beling berkisar antara 5-8 sentimeter, sementara lebarnya berkisar antara 2-5 sentimeter.

Batang tanaman keji beling yang masih muda berwarna keunguan dan perlahan berubah warna menjadi cokelat. Tanaman keji beling memiliki bunga yang berwarna kuning dengan bentuk seperti corong dan berukuran kurang lebih 1,5-2 sentimeter.

Tidak hanya bunga, tanaman keji juga menghasilkan buah yang berbentuk gelondong dengan panjang sekitar 11 sentimeter. Biasanya, tanaman ini dikonsumsi dalam bentuk teh herbal.

Dilansir National Parks Singapore Government, daun keji beling terasuk dalam kategori tanaman berbiji dan juga berbunga dengan tinggi maksimum 1,2 m.

Bentuk tumbuhnya tegak dan memiliki dedaunan hijau tua yang mengkilat berbentuk elips-lonjong dengan tepi daun bergigi dan tekstur kasar (panjang 5-8 cm, lebar 2-5 cm).

Daun terjadi berpasangan dalam susunan daun yang berlawanan. Batang-batang di dekat ujung cabang memiliki 4 sisi. Kulit yang belum matang berwarna keunguan, secara bertahap berubah menjadi coklat saat matang.

Tanaman dari daun keji beling ini juga bisa menjadi bunga hias karena mudah tumbuh, baik di wadah, taman dan juga kebun. Membutuhkan preferensi cahaya matahari penuh, tanaman ini tidak membutuhkan terlalu banyak air.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan

Manfaat Daun Keji Beling untuk Kesehatan

daun keji belingFoto: Orami Stock Photos

Manfaat daun keji beling untuk kesehatan dibuktikan melalui berbagai penelitian.

Mengutip jurnal Plants Food for Human Nutrition, secara tradisional tanaman ini telah digunakan sebagai antidiabetes, diuretik, antilytic, dan laksatif dan telah terbukti secara ilmiah memiliki antioksidan, anti-AIDS, dan antikanker yang tinggi.

Khasiat daun keji beling terletak pada kandungan di dalamnya, yaitu flavonoid, polifenol, alkaloid, tanin, katekin, dan kafein yang bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat daun keji beling untuk kesehatan di antaranya:

ADVERTISEMENT

1. Memiliki Kandungan Antioksidan

Siapa sangka bahwa salah satu manfaat daun keji beling adalah menangkal radikal bebas. Hal ini didukung oleh penelitian pada tahun 2000 yang menemukan bahwa kandungan antioksidan daun keji beling lebih tinggi dari vitamin E.

Penelitian tersebut juga menganjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 5 gram ekstrak daun keji beling per hari dalam bentuk teh untuk menambah asupan antioksidan dan nutrisi dalam tubuh.

Penelitian yang serupa di tahun 2010 ikut menyokong manfaat daun keji beling untuk mencegah radikal bebas dan bahkan tidak menemukan adanya zat beracun dalam daun keji beling.

Antioksidan dalam daun keji beling dikaitkan dengan kandungan fenol yang tinggi dalam daun keji beling.

2. Dapat Mengobati Luka

Salah satu manfaat daun keji beling, yaitu mengobati luka, sempat diuji coba dalam suatu penelitian. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 tersebut mendukung manfaat daun keji dalam menyembuhkan luka.

Dalam penelitian tersebut, jus daun keji beling ditemukan mampu mempercepat penyembuhan luka pada tikus yang normal maupun yang menderita diabetes.

Penelitian tersebut menaruh ekstrak daun keji beling pada luka di tikus dan menemukan bahwa luka yang dibalut dengan ekstrak daun keji beling lebih cepat sembuh dan memiliki bekas luka yang tidak selebar normalnya.

Selain itu, luka yang ditutupi dengan ekstrak daun keji beling mengandung lebih banyak kolagen dan lebih sedikit sel-sel penyebab radang dibandingkan dengan tikus lain yang tidak diberikan ekstrak daun keji beling.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengetes manfaat daun keji beling yang satu ini.

3. Punya Kandungan Antikanker

Manfaat daun keji beling dalam mengatasi kanker terletak dalam kandungan antikanker yang dimiliki. Didapatkan bahwa daun keji beling bisa mencegah pertumbuhan sel kanker prostat dan kanker payudara.

Tidak hanya kanker prostat dan kanker payudara, penelitian pada tahun 2015 menyatakan bahwa kandungan flavonoid dalam daun keji beling bisa menghentikan perkembangan kanker usus besar pada tikus.

Ontology Letters juga mencatat, mekanisme antikanker dari daun keji beling akan melawan garis sel kanker hati dan kanker payudara. Sifat antikanker ini mungkin menjadi target kemoterapi yang sesuai digunakan untuk penderita kanker tersebut.

4. Bisa Menjadi Tanaman untuk Anti-diabetes

Selanjutnya, manfaat dari tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman anti-diabetes.

Menurut penelitian pada tahun 2006, teh yang terbuat dari kandungan daun keji beling mengandung antioksidan dan bisa mengurangi kadar gula darah pada tikus.

Penelitian lain di tahun 2009 menemukan bahwa jus daun keji beling bisa menurunkan kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes.

Perlu diketahui bahwa penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun keji beling terhadap penyakit diabetes pada manusia masih diperlukan.

5. Dapat Menangani Batu Ginjal

Manfaat keji beling ini masih bersifat laporan dari masyarakat, dan masih membutuhkan kajian secara medis.

Menurut sebuah artikel di International Food Research Journal, daun beji keling telah digunakan sebagai obat herbal untuk menangani batu ginjal dengan cara menempelkan daun yang telah dipanaskan pada bagian pinggul.

6. Meningkatkan Volume Darah dan Percepat Pembekuan Darah

Manfaat daun keji beling lainnya adalah dapat meningkatkan volume darah, sehingga cocok dikonsumsi orang dengan kondisi anemia atau darah rendah.

Jika Moms menderita kekurangan darah atau anemia, sebaiknya mencoba ramuan daun keji beling ini. Kandungan natrium yang ada pada tanaman ini dapat meningkatkan ekstraseluler yang menyebabkan volume darah meningkat.

Tak hanya itu, tanaman ini juga dapat digunakan untuk mempercepat pembekuan darah, karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

7. Menyembuhkan Ambeien

Apakah Moms sedang mengalami ambeien? Rasanya seperti ada daging yang tumbuh di sekitar anus. Meski tidak terasa, nyatanya ini akan berbahaya jika tidak diobati dengan benar.

Penyakit ini disebabkan oleh adanya pembengkakan pembuluh darah pada bagian usus besar di rektum dan anus. Ada dua jenis ambeien yang umumnya terjadi, yakni ambeien dalam dan ambeien luar.

Ambeien dalam terjadi berada tepat di dalam anus, dan biasanya sangat jarang menimbulkan keluhan. Bahkan bisa sembuh sendiri.

Untuk ambeien luar biasanya selalu disertai dengan gejala-gejala lain seperti rasa perih di sekitar anus, BAB yang berdarah, dan terdapat benjolan di sekitar anus yang kadang terasa gatal.

Salah satu obat tradisional yang disarankan adalah dengan mencoba daun keji beling. Daun ini dipercaya ampuh untuk atasi rasa sakit karena ambeien.

Moms bisa merebus 5 hingga 8 lembar daun keji beling bersama tiga gelas air. Airnya dapat dikonsumsi sekitar dua kali dalam sehari untuk dapat merasakan khasiatnya.

Moms bisa menambahkan madu ataupun jeruk nipis sebagai penambah rasa.

Baca Juga: Intip Berbagai Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Cara Penyajian Daun Keji Beling

penyajian daun keji belingFoto: Orami Stock Photos

Setelah mengetahui apa saja manfaat daun keji beling, Moms mungkin ingin mencari tahu bagaimana menyajikan tanaman ini.

Mengutip Dr. Health Benefits, tanaman ini dapat dikonsumsi dengan dua cara, yaitu langsung dimakan atau direbus.

  1. Pertama, ambil 3 buah daun keji beling
  2. Cuci bersih daunnya
  3. Tambahkan 1 gelas air
  4. Rebus hingga air mencapai ½ gelas

Meskipun ada banyak manfaat daun keji beling, penting dicatat bahwa tanaman ini memiliki kandungan kalium yang tinggi yaitu 51%.

Kalium memiliki peran untuk menurunkan tekanan darah dalam dan oleh karena itu, jika Moms memiliki riwayat tekanan darah, berhati-hatilah dalam menggunakan tanaman herbal ini.

Karena bisa jadi tekanan darah akan menurun dan berbahaya bagi kesehatan.

Perlu diingat juga bahwa tanaman herbal perlu diolah dengan benar agar mendapat mafaat kesehatan saat mengkonsumsinya. Apalagi suplemen dan tanaman herbal tidak memiliki dosis tertentu, sehingga akan memberi efek berbeda kepada setiap orang.

Selain itu, alangkah baiknya bila segala tanaman herbal yang ingin dijadikan suplemen ataupun alternatif pengobatan penyakit tertentu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu ya, Moms.

disadur :https://www.orami.co.id/magazine/daun-keji-beling


3 Khasiat Utama Daun Keji Beling Buat Kesehatan Tubuh

3 Khasiat Utama Daun Keji Beling Buat Kesehatan Tubuh

Dari beragam tanaman obat yang ada di Indonesia, Anda mungkin kurang familiar dengan daun keji beling. Tanaman yang dikenal juga dengan nama daun pecah beling, onyokelo, atau keci beling ini banyak ditemukan di pekarangan atau di antara rerumputan liar. Katanya, daun pecah beling ini berguna untuk mengobati diabetes dan luka gores. Apa benar begitu?

Apa itu keji beling?

Keji beling punya nama latin Strobilanthes crispus (S. crispus). Tanaman ini masih termasuk dalam keluarga tanaman Acanthaceae, dan masih bersaudara dengan tanaman sambiloto. Keci beling sebetulnya dari Madagaskar tapi peredaran budidayanya sudah merambah sampai Indonesia.

Menurut penelitian dari Universiti Sains Malaysia di Kelantan, daun pecah beling mengandung kafein, vitamin C, vitamin B1, dan vitamin B2 hingga sederet zat gizi lain yang tentunya punya khasiat baik dan bermanfaat bagi kesehatan.

Daun keji beling sudah banyak diolah dan dipasarkan sebagai obat herbal. Antara lain berupa bubuk puyer, kapsul berisi bubuk, dan produk yang dapat dicampurkan ke dalam teh atau kopi.

Manfaat keji beling yang berpotensi untuk kesehatan

1. Obat diabetes alami

Dan keji beling dipercaya ampuh sebagai obat diabetes alami untuk mengendalikan kadar gula darah. Namun, khasiat dan efektivitas daun herbal ini belum benar-benar diuji pada manusia. Dugaan efek penurunan gula darah dari daun keci beling baru sebatas dilaporkan pada tikus lab, berdasarkan penelitian milik Universiti Putra Malaysia terbitan Plant Foods for Human Nutrition tahun 2013.

Penelitian tersebut menggunakan teh dari daun kecibeling yang difermentasi dan tidak difermentasi. Setelah 21 hari diberi asupan teh keci beling fermentasi, kelompok tikus yang mengalami hiperglikemia terlihat gula darahnya menurun. Sementara itu, kadar gula darah tikus yang normal tidak terpengaruh.

Pada saat yang bersamaan, daun pecah beling juga menunjukkan efek penurunan kolesterol pada tikus-tikus tersebut. Kolesterol tikus pengidap diabetes yang diberi minum teh daun keci beling fermentasi terlihat perlahan menurun mulai hari ke 7 dan hari ke 21. Namun, pada tikus diabetes yang diberi teh daun kecibeling nonfermentasi, di hari ke 21 kadar kolesterol justru mereka meningkat.

Pada tikus normal yang diberi kedua jenis teh daun kecibeling, kadar kolesterol dalam tubuhnya berkurang perlahan. Para peneliti percaya bahwa manfaat penurunan gula darah dan kolesterol ini datang dari kandungan antioksidan dan polifenolnya.

Penelitian lebih lanjut masih sangat dibutuhkan untuk membuktikan kemanjuran obat herbal ini pada manusia.

2. Menyembuhkan luka diabetes

Bagi penderita diabetes, luka kecil saja bisa bertambah parah dan lama sembuhnya. Nah daun pecah beling ternyata dipercaya berpotensi untuk mempercepat penyembuhan luka diabetes. Namun, lagi-lagi manfaat daun keji beling ini baru sebatas diuji pada tikus lab.

Masih dari penelitian Malaysia di atas, peneliti membandingkan kecepatan proses penyembuhan luka sayatan selebar 2 cm pada leher tikus diabetes dan tikus sehat. Pilihan obat luka yang digunakan adalah ekstrak daun kecibeling, ekstrak daun akasia, etanol, dan gel intrasit yang biasa digunakan untuk mengobati luka.

Hasilnya, luka sayatan pada kedua tikus tersebut lebih cepat sembuh ketika diobati pakai salep ekstrak keji beling daripada obat-obatan lainnya. Selain mempercepat penyembuhan luka, ekstrak keci beling juga bekerja menurunkan peradangan dalam tubuh akibat luka dan memicu produksi kolagen lebih banyak untuk membentuk jaringan kulit baru.

3. Melawan radikal bebas

Merangkum penelitian dari Universiti Sains Malaysia, daun keji beling mengandung sejumlah antioksidan penting. Mulai dari polifenol, flavonoid, katekin, alkaloid, dan tanin. Penelitian ini membandingkan daun keji beling yang difermentasi dan yang tidak difermentasi, serta beberapa jenis daun teh lainnya seperti teh hijau dan teh hitam.

Teh hijau dan teh hitam masih menduduki peringkat kedua teratas sebagai daun dengan kadar antioksidan paling tinggi. Namun, langsung disusul oleh daun keji beling non-fermentasi dan daun keji beling hasil fermentasi.

Antioksidan penting untuk melawan efek radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah zat berbahaya yang menjadi penyebab kemunculan berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, penurunan penglihatan (degenerasi makula), hingga Alzheimer.

Sebelum memakai obat herbal apa pun…

Meski daun keji beling disinyalir berpotensi baik untuk kesehatan, tapi Anda harus tetap bijak saat mengonsumsinya. Ingat bahwa penelitian manfaat keji beling sampai sejauh ini belum dapat dibuktikan pada manusia.

Anda juga sebaiknya tidak asal-asalan mengonsumsinya begitu saja. Tanaman herbal perlu diolah dengan cara tertentu agar dapat dikonsumsi dengan aman. Terlebih, suplemen dan obat-obatan herbal tidak memiliki standar dosis resmi sehingga efek yang muncul pada satu orang dan lainnya mungkin berbeda. Belum tentu semua orang yang mengonsumsi obat herbal dapat merasakan manfaatnya.

Tidak kalah penting, Anda juga perlu tahu juga apakah Anda memiliki alergi terhadap tanaman herbal tersebut.

Pengobatan medis dari dokter tetap menjadi cara penyembuhan utama untuk segala masalah kesehatan. Baiknya konsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan pakai obat-obatan herbal apa pun. Nantinya dokter akan mempertimbangkan keamanan penggunaan obat tersebut terkait kesehatan Anda, juga mempertimbagkan reaksi obat yang mungkin terjadi.

disadur : https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-daun-keji-beling/?amp=1


16 Pecah Beling Benefits for Overall Health

Strobilanthes Crispus or Pecah Beling Leaves origin comes from Madagascar, but widely grown in Indonesia and Malaysia. In Indonesia, Strobilanthes Crispus common name are Bayam Karang, Enyoh Kilo, Jin Batu, Keji Beling or Pecah Beling. While in Malaysia, it is called Black Face General, Hey Mian Jiang Jin, Karang Jin, Kejibeling or Pecah Kaca.

This plant can grow up to 2 M and it is belongs to the Acanthaceae family. It is a flowering shrub and perennial. Benefits of Strobilanthes Crispus lies on its leaves. As it is considered as one of the most important herbs especially in Malay folk, Strobilanthes Crispus already has its own scientific record about all information related to ethnobotanical, phytochemical, pharmacological and toxicological. It is commonly consumed in the form herbal tea and there are many Pecah Beling benefits or Health Benefits of Strobilanthes Crispus

Nutrient value of Pecah Beling 

The dried leaves contained

  • A high amount of total ash (21.6%)
  • Potassium (51%)
  • Calcium (24%)
  • Sodium (13%)
  • Iron (1%)
  • Phosphorus (1%)
  • High content of water-soluble vitamins (C, B1 and B2)
  • Phenolic Acid
  • Catechins
  • Alkaloids
  • Tannin
  • Beta Sitosterol
  • Caffeine

Benefits of Pecah Beling 

  1. Anticancer – Breast Cancer, Colon Cancer, Liver Cancer. Here you can check out symptom of colon cancer
  2. Antioxidant – It’s nutrient value on its dried leaves provided many substance which inhibits oxidation
  3. Cytotoxic – Strobilanthes Crispun is the type of medication to treat or prevent cancer and or tumor
  4. Antidiabetic – Diabetes is the most famous disease that can be cure with this traditional herb. It is better to seek medical consult first based on the types of diabetes
  5. Antimicrobial – Also known as Antibiotics, to cure infectious disease
  6. Diuretic – One of many benefits of Strobilanthes Crispus is to increase the rate of urination, so it help to remove excess of water, salt and toxin.
  7. Laxative – Traditionally used treat constipation. Benefits of Strobilanthes Crispun has been proven scientifically in the treatment of Kidney Stones and Bladder Stones as well
  8. Wound healing – This herb has also proven to have wound healing activity such as recovering from snake bite
  9. LDL Cholesterol – It is also known to lowering ldl cholesterol for people suffered in high cholesterol while consuming foods that lower cholesterol level

Recommendation Intake of Pecah Beling 

  1. Diabetes – 25 grams of fresh leaves, boil with 2 cups of water for 15 minutes. Filter after it gets chilled, then drink it in the morning
  2. Stone Bladder & Kidney Stone – Combination of leaves with baby corns can expell kidney stone in no time
  3. Constipation – boil handful fresh leaves with 2 cups of water, filter and drink
  4. Tumors – Eat uncooked fresh leaves as part of your salad
  5. Wound healing activity – Apply topically twice a day
  6. Diarrhea and high cholesterol – all of elements of plants is boiled for 30 minutes, chill, filter and drink the water

Cautions of Pecah Beling

Just like any other herb plants, it is not advised to consume during pregnancy. Always store below 30 C. Protect the fresh leaves or herbal tea from light and moisture. Benefits of Strobilanthes Crispus could only be gained with the right recommendation intake and medical advise is necessary before consuming it daily. Traditional herbs might prevent or cure some disease all above, but excess amount could cause side effects, like dizziness, diarrhea, and dryness of mouth

disadur :https://drhealthbenefits.com/herbal/herbal-plant/pecah-beling-benefits


Note : SELALU READY STOCK

 

Order Grosir / Eceran Telepon : +62 361 – 8944047

TOKO ONLINE kami:


Product Type: ,