ibex- jamu veirtein + madu ( serbuk / teh jahe merah & bunga rosella)-FREEZE DRIED TECHNOLOGY

IBEX – SERBUK / TEH JAHE MERAH & BUNGA ROSELLA

FRESH & HYGIENIS

FREEZE DRIED TECHNOLOGY

IBEX – Jamu Veirtein ( Serbuk / Teh Jahe Merah & Bunga Rosella ) Freeze Dried
Isi : 10 Sachet Jamu Veirtein @10gr & 10 Sachet Madu @10gr

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) termasuk dalam famili Zingiberaceae. Varian jahe ini dikenal dengan warna merahnya yang berbeda dengan jahe biasa. Jahe merah juga disebut jahe sunti. Selain perbedaan warna, jahe merah memiliki aroma yang lebih tajam dan rasa yang lebih pedas dari jahe biasa. Jahe merah mengandung sejumlah senyawa yang berkhasiat untuk obat.

Bunga rosella atau Hibiscus sabdariffa merupakan jenis bunga yang memiliki bentuk cantik dengan warna yang mencolok. Keindahan bunga ini membuat rosella sering dijadikan sebagai tanaman hias. Selain indah, ternyata bunga ini juga memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan.

Komposisi :
– Zingiber officinale var. Rubrum ( Jahe Merah )
– Hibiscus sabdariffa ( Bunga Rosella )

Manfaat : Membantu meringankan gejala tekanan darah tinggi yang ringan.

SHOP NOW: 


Beragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan

Tak hanya cantik menghias kebun di rumah Anda, tanaman rosella juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Bunga dan daunnya bisa diolah menjadi teh yang nikmat diseruput. Lebih hebatnya lagi, manfaat teh rosella juga baik untuk mengurangi risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan.

Tanaman rosella memiliki bunga berwarna merah dan berukuran cukup besar menyerupai bunga sepatu. Tanaman ini kerap diolah menjadi berbagai macam produk, seperti selai, sirop, obat, dan teh herbal.

Beragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan - Alodokter

Teh rosella terbuat dari campuran daun, kelopak, dan pucuk bunga rosella. Karena rasanya yang asam, teh rosella kerap disebut sour tea.

Manfaat Teh Rosella Bagi Kesehatan

Khasiat tanaman rosella tidak terlepas dari kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga mampu menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan tubuh. Selain itu, tanaman rosella juga memiliki manfaat lain, di antaranya:

1. Menurunkan tekanan darah

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman rosella mampu menurunkan tekanan darah pada penderita sindrom metabolik. Penyakit ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta berat badan.

Tak hanya itu, suplemen maupun teh rosella juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, penggunaan teh rosella sebagai obat untuk mengatasi hipertensi tentunya harus dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter.

2. Mengatasi kolesterol tinggi

Tanaman rosella dipercaya mampu menghambat penyerapan asam lemak jenuh serta menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, rosella juga bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, menurunkan kadar kolesterol total, serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

3. Mencegah penyakit jantung

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa tanaman rosella bermanfaat untuk mengatasi kolesterol tinggi dan menurunkan tekanan darah. Hal ini membuat teh rosella bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung, aterosklerosis, dan stroke.

4. Mencegah risiko obesitas

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan polifenol dan flavonoid dalam tanaman rosella mampu menghambat dan mengurangi penumpukan jaringan lemak dalam tubuh, sehingga membantu mencegah obesitas. Namun, untuk mencegah obesitas, Anda juga perlu rutin berolahraga dan menjalani pola makan sehat.

Selain manfaat-manfaat di atas, rosella juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengatasi peradangan dan mengurangi risiko kanker.

Meski dianggap memiliki efek yang baik untuk kesehatan, manfaat teh rosella sebagai obat masih perlu diteliti lebih lanjut. Hal ini dikarenakan jumlah konsumsi teh rosella yang aman dan efektivitasnya belum diketahui secara pasti.

Tips Mengonsumsi Teh Rosella

Untuk mendapatkan manfaat teh rosella, Anda dianjurkan untuk mengonsumsinya sebanyak 1,5 – 3 gram per hari dalam 1-2 cangkir teh.

Namun, bila Anda memiliki gangguan fungsi hati, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi teh rosella. Hal ini dikarenakan konsumsi teh rosella secara berlebihan dapat meningkatkan risiko keracunan hati. Selain itu, teh rosella juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui.

Teh rosella dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh, sehingga berdampak pada sulitnya mengontrol gula darah bagi Anda yang sedang mengonsumsi obat diabetes. Hindari pula konsumsi teh rosella bersama dengan obat-obatan, semisal paracetamol, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat.

Sejumlah penelitian memang mengungkapkan adanya manfaat teh rosella bagi kesehatan. Namun, sampai saat ini efek samping dan jumlah takaran aman konsumsi teh rosella masih perlu diteliti lebih lanjut. Agar lebih aman, sebaiknya konsultasikan pada dokter jika ingin menggunakan teh rosella sebagai pengobatan herbal.

disadur : https://www.alodokter.com/beragam-manfaat-teh-rosella-untuk-kesehatan


Rutin Mengonsumsi Jahe? Ini 8 Manfaat yang Bisa Didapat

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 27 September 2021
Rutin Mengonsumsi Jahe? Ini 8 Manfaat yang Bisa Didapat

“Jahe termasuk salah satu rempah-rempah yang paling sehat di dunia sehingga banyak orang yang menginginkannya dalam bentuk utuh ataupun bubuk. Ini karena jahe memiliki manfaat pada tubuh bila dikonsumi secara rutin, di antaranya mengatasi masalah pencernaan, gangguan kardiovaskuler, muntah, dan diabetes melitus. Tidak hanya itu, ketahui 8 manfaat jahe lainnya dalam artikel ini”

Bila kamu ingin menebus resep obat dari dokter atau membeli suplemen dengan kandungan jahe bisa memesannya melalui aplikasi Halodoc, pesananmu akan diantar sampai ke rumah.

Halodoc, Jakarta – Berbicara jahe, sebenarnya enggak cuma menyoal bumbu dapur saja. Sebab sejak berabad-abad lamanya, tanaman herbal ini sudah dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Salah satu manfaat jahe yang sering dilakukan di area dataran tinggi adalah untuk menghangatkan tubuh.

Jahe masuk dalam anggota Zingiberaceae. Dengan kata lain, jahe masih berkerabat dengan tanaman herbal lain, seperti kencur, kunyit, dan lengkuas. Pertanyaanya, apa sih manfaat jahe terutama jika dikonsumsi secara rutin? Penasaran? Yuk, simak ulasannya agar tubuh menjadi lebih sehat dan bugar!

Baca juga: Jahe Bantu Meredakan Sakit Maag, Ini Penjelasannya

Berbagai Manfaat Konsumsi Jahe Secara Rutin

Jahe adalah tanaman yang berasal dari Asia Tenggara, tentu sebagai orang Indonesia terbilang mudah untuk mendapatkannya. Disebutkan juga jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang paling sehat di dunia sehingga banyak orang di luar Asia yang menginginkannya baik dalam bentuk bubuk atau masih utuh. Tidak sedikit orang yang mengimpor olahan dari tanaman ini karena permintaan yang tinggi.

Namun, apa sih keistimewaan dari manfaat jahe pada tubuh? Ada bukti menarik yang bisa kita simak mengenai manfaat jahe. Menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health – mengenai khasiat jahe, ternyata jahe memiliki potensi untuk mengobati sejumlah penyakit termasuk gangguan degeneratif (radang sendi dan rematik).

Tak hanya itu saja, menurut jurnal di atas, jahe juga bisa mengatasi masalah pencernaan (sembelit dan maag), gangguan kardiovaskuler (aterosklerosis dan hipertensi), muntah, serta diabetes mellitus. Berikut ini beberapa manfaat yang perlu diketahui:

1. Anti Penuaan dan Kanker

Jahe bersifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif yang bisa mengendalikan proses penuaan. Manfaat jahe lainnya, tanaman herbal ini juga memiliki potensi antimikroba yang dapat membantu dalam mengobati penyakit menular. Bahkan, manfaat jahe disebut-sebut dapat mencegah berbagai kanker.

Akan tetapi, ada satu hal yang mesti digarisbawahi. Menurut jurnal di atas, meski potensi antikanker jahe telah terdokumentasi dengan baik, tetapi manfaat jahe terhadap kanker masih membutuhkan penelitian lebih lanjut sebelum mengklaim kemanjurannya.

2. Meredakan Nyeri Haid

Rutin mengonsumsi air jahe bisa membantu mengurangi nyeri yang terjadi saat menstruasi. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa jahe yang dikonsumsi dapat meredakan nyeri menstruasi pada wanita. Bahkan, khasiat dari jahe disebut tak berbeda jauh dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat.

Untuk mendapatkan manfaat jahe untuk meredakan nyeri, cobalah untuk mengonsumsi air jahe setidaknya empat gelas. Minum cairan tersebut selama dua hari masa awal menstruasi. Efek jahe pada perut disebut mampu memberi efek menenangkan dari nyeri.

Baca jugaKencur, Jahe, dan Kunyit, Apa Saja Manfaatnya?

3. Menurunkan Glukosa Darah sampai Kolesterol

Menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health – mengenai khasiat jahe, rutin mengonsumsi jahe juga bisa menurunkan glukosa darah secara signifikan. Tak cuma itu, konsumsi jahe secara rutin juga bisa menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat), trigliserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik).

4. Memperkuat Sistem Imun

Mau sistem imun tetap prima? Mudah kok, konsumsi saja jahe secara rutin. Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membuatnya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun. Selain kedua zat tersebut, jahe juga memiliki kandungan gingerolsshogaols, dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

5. Menangkal Infeksi Bakteri dan Virus

Khasiat jahe juga bisa membantu tubuh untuk menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu. Kok bisa? Kandungan gingerol dalam jahe dipercaya bisa menghambat infeksi bakteri. seperti shigella, E.coli, dan lain-lain.

Tak hanya itu saja, manfaat minum jahe juga bisa meningkatan sistem imun tubuh, sehingga dapat mencegah kerusakan DNA dan stres. Bahkan, manfaat minum jahe secara rutin juga bisa membantu mengatasi pilek dan flu.

6. Meredakan Sakit Otot

Manfaat minum jahe secara rutin juga bisa membantu kita untuk meredakan sakit otot. Menurut studi dari University of Georgia, Amerika Serikat, jahe memiliki efek antiperadangan yang juga berkhasiat mengurangi sakit otot. Namun, banyak sumber mengatakan jika meredakan sakit otot merupakan manfaat dari jahe merah.

Dalam penelitian itu, para ahli melakukan riset terhadap 74 orang untuk melakukan beberapa jenis latihan. Subjek penelitian tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi suplemen jahe dan kelompok yang hanya diberi pil mengandung gula. Hasilnya? Ternyata, rasa sakit nyeri otot setelah pascaolahraga pada kelompok pertama, lebih ringan 25 persen ketimbang kelompok kedua.

Baca juga: Khasiat Jahe Bisa Atasi Rasa Mual, Kok Bisa?

7. Meredakan Morning Sickness

Menurut studi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, jahe bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness pada awal kehamilan. Ekstrak akar jahe telah digunakan lebih dari dua ribu tahun untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, sembelit, perut kembung, dan bersendawa.

8. Mengatasi Masalah Pencernaan

Salah satu manfaat dari jahe merah lainnya adalah mampu mengatasi dan mencegah masalah pencernaan. Dipercaya jika ekstrak minyaknya mampu mengatasi masalah layaknya sakit perut karena kandungan antibakterinya. Gangguan di pencernaan umumnya terjadi akibat bakteri jahat yang masuk, sehingga konsumsi jahe cocok sebagai antitesis.

Dengan adanya sifat antibakteri tersebut, manfaat jahe merah lainnya adalah sebagai pengawet alami pada makanan yang rentan disusupi bakteri. Di sisi lain, rasa hangat yang dihasilkan saat mengonsumsi jahe juga membuat sistem pencernaan lebih rileks. Maka dari itu, pastikan untuk mengonsumsi jahe secara rutin.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengonsumsi jahe secara rutin. Sebab, ada beberapa orang yang sebaiknya menghindari konsumsi tanaman ini terlalu banyak. Kamu dapat bertanya langsung pada ahli medis terkait hal ini agar lebih pasti.

Misalnya, ibu hamil dan menyusui, pengidap penyakit jantung, diabetes, dan orang-orang yang memiliki gangguan pembekuan darah. Dengan kata lain, jahe termasuk tanaman herbal, tetapi tetap ada efek samping yang bisa ditimbulkan. Contohnya, rasa tidak nyaman pada perut, diare, dan nyeri pada ulu hati.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

disadur :https://www.halodoc.com/artikel/rutin-mengonsumsi-jahe-ini-8-manfaat-yang-bisa-didapat

 


Product Type: ,