Madu acacia with honey comb

100% Pure & Natural

MADU ACACIA + SARANG MADU

100% MADU ASLI AKASIA MURNI ALAMI

(100% ORIGINAL ACACIA HONEY WITH COM)

sesuai SNI

( passed SNI regulation)

BPOM RI : MD 152122079142

Di panen dari madu akasia asli di hutan Indonesia dan ditambahkan sarang madu.
Kualitas madu memenuhi standar nasional Indonesia


7 Jenis Madu dan Berbagai Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Jenis Madu dan Berbagai Manfaatnya bagi Kesehatan

Madu merupakan bahan makanan alami dari nektar tumbuhan yang dihasilkan oleh lebah madu. Mengingat ada banyak sekali tumbuhan yang bisa menjadi sumber nektar, jenis madu yang akan Anda temui di pasaran juga sangat beragam.

Karena berbeda asal, keunikan dan manfaat madu juga berbeda-beda tergantung jenisnya. Apa saja perbedaan dalam ciri khas, manfaat, dan keunggulan produk-produk madu ini?

Jenis-jenis madu yang populer di Indonesia

Berikut macam-macam madu yang biasanya akan Anda temui di pasaran.

1. Madu Manuka

Madu Manuka merupakan jenis madu yang berasal dari Australia dan Selandia Baru. Warna madu ini gelap kecokelatan dan rasanya agak manis dan sedikit pahit.

Jenis madu ini dibuat oleh lebah yang menyerbuki tumbuhan Leptospermum scoparium.

Sejak dulu, madu Manuka telah menjadi obat herbal untuk mengatasi infeksi dan luka berkat sifat antibakterinya yang sangat kuat.

Pada sebuah studi dalam jurnal Frontiers in Microbiology, jenis madu ini terbukti ampuh melawan puluhan jenis bakteri.

Berikut beberapa contoh bakteri yang lemah terhadap madu Manuka.

  • Streptococcus aureus penyebab infeksi kulit, jerawat, dan bisul.
  • Helicobacter pylori penyebab infeksi lambung dan tukak lambung.
  • Enterococcus penyebab infeksi saluran kemih dan infeksi pada luka.
  • Escherichia coli penyebab infeksi umum pada tubuh.

Anda bisa mengonsumsi langsung madu Manuka atau mengoleskan madu pada kulit bermasalah.

Produk ini aman bagi kebanyakan orang, tapi pasien diabetes sebaiknya berkonsultasi dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

2. Madu hutan

Madu hutan (madu mentah) merupakan jenis madu yang berasal dari habitat alami lebah di hutan, bukan peternakan.

Lebah penghasil madu ini biasanya berasal dari spesies Apis dorsata, yaitu lebah liar yang hidup dalam sarang-sarang alami di hutan.

Berbeda dengan madu Manuka, madu hutan asli berkualitas baik memiliki warna yang cerah dan tidak keruh.

Rasanya pun tidak semanis madu peternakan, tapi lebih kaya rasa dan cenderung asam tergantung tumbuhan yang menjadi asal nektar.

Manfaat madu hutan pun beragam, mulai dari menangkal infeksi bakteri dan jamur, membantu penyembuhan luka, hingga meredakan sakit tenggorokan.

Sebagai prebiotik, jenis madu ini juga mendukung pertumbuhan bakteri baik dan menjaga kekebalan tubuh.

3. Madu akasia

Madu akasia, atau madu belalang, berasal dari nektar bunga Robinia pseudoacacia.

Warna madu akasia cerah atau hampir transparan, dengan rasa manis yang mengingatkan pada vanila.

Dibandingkan jenis madu lainnya, madu akasia cenderung lebih tahan lama.

Produk ini mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa, serta zat gizi mikro berupa vitamin C dan magnesium.

Ada pula kandungan antioksidan berupa flavonoid dan beta karoten, serta zat antibakteri yang dapat membantu tubuh melawan infeksi.

Anda bisa memanfaatkan madu akasia sebagai pemanis alami atau mengonsumsinya secara langsung.

Jenis madu ini aman bagi sebagian besar orang, kecuali bayi di bawah satu tahun dan mereka yang alergi terhadap madu.

4. Madu hitam

Madu hitam dapat berasal dari nektar bunga berbagai jenis tumbuhan, seperti mahoni, paitan, kaliandra, dan singkong karet.

Selain warna yang hitam, madu ini memiliki keunikan berupa rasa yang lebih pahit dari madu biasa.

Rasa pahit tersebut berasal dari zat alkaloid dalam tumbuhan sekaligus menandakan kandungan antioksidan yang tinggi.

Berkat kandungan antioksidan, madu hitam bisa meredakan peradangan, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu pengobatan diabetes.

Untuk mendapatkan manfaat madu hitam, Anda hanya perlu mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman.

Namun, pastikan Anda memilih madu hitam asli dan menyimpannya dengan benar untuk menjaga kualitasnya.

5. Madu putih

Madu putih merupakan jenis madu yang berasal dari nektar bunga tumbuhan alfalfa, fireweed, atau semanggi putih.

Berkebalikan dengan madu hitam, madu ini mempunyai warna kuning yang sangat terang hingga terkesan jernih.

Jika Anda sedang mencari pemanis pengganti gula yang lebih sehat, madu putih dapat menjadi pilihan yang tepat.

Selain menambah rasa, produk ini juga akan memberikan Anda antioksidan yang melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas.

Selain itu, beberapa peneliti di Iran juga menemukan bahwa madu putih bisa membantu meredakan batuk.

Produk ini memiliki cara kerja seperti dextromethorphan yang dapat menahan batuk dan meringankan gejala yang muncul bersamanya.

6. Madu multiflora

Madu multiflora berasal dari nektar beragam tumbuhan, bahkan termasuk tumbuhan obat dan herbal yang ada di hutan.

Karena sumbernya beragam, warna dan rasa madu multiflora biasanya juga berbeda-beda.

Jenis madu yang satu ini kaya akan flavonoid, vitamin, mineral, dan enzim bermanfaat.

Berkat kandungan tersebut, madu multiflora berpotensi meredakan radang, mengurangi kolesterol dan tekanan darah, serta membantu mengontrol gula darah.

Madu multiflora juga memiliki sifat antibakteri yang kuat.

Sebuah penelitian dalam jurnal Pediatricsbahkan menyebutkan bahwa produk ini berpotensi menjadi obat tradisional untuk meringankan pilek, batuk, dan sakit tenggorokan pada anak-anak.

7. Madu semanggi (clover honey)

Clover honey merupakan jenis madu yang dibuat oleh lebah dari nektar tumbuhan semanggi.

Warnanya cerah dan rasanya lebih kaya dari madu biasa sehingga banyak orang menjadikannya pemanis untuk minuman atau makanan penutup.

Produk ini juga sering dimanfaatkan sebagai obat alternatif untuk batuk dan pilek.

Ini karena madu semanggi mempunyai sifat antibakteri kuat dan efek menenangkan pada kerongkongan yang sakit akibat batuk.

Seperti madu lainnya, clover honey merupakan madu yang aman bagi sebagian besar orang.

Akan tetapi, Anda mungkin harus membatasi konsumsinya bila memiliki sistem imun yang lemah atau riwayat diabetes melitus.

Apa pun jenis madu yang Anda pilih, pastikan Anda membeli madu asli yang berkualitas

Selain itu, simpanlah madu dalam tempat penyimpanan yang tepat guna menjaga daya tahan, kualitas, dan manfaatnya bagi kesehatan.

disadur: https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/jenis-madu/


Kandungan Nutrisi dan Manfaat Madu Akasia untuk Kesehatan

Kompas.com – 02/01/2022, 13:33 WIB
Ilustrasi madu.
Penulis Lulu Lukyani

|

Editor Lulu Lukyani

KOMPAS.com – Madu akasia diproduksi oleh lebah yang menyerbuki bunga pohon belalang hitam yang berasal dari Amerika Utara dan Eropa.

Dibandingkan dengan madu tradisional, madu akasia memiliki warna yang jauh lebih terang dan hampir transparan.

Madu ini memiliki aroma seperti bunga dengan rasa yang manis dan lembut.

Nutrisi madu akasia

Dilansir dari Healthline, sebanyak 1 sendok makan (21 gram) madu akasia menyediakan sekitar 60 kalori dan 17 gram gula.

Madu akasia mengandung gula glukosa, sukrosa, dan fruktosa.

Baca juga: Lindungi dari Parasit, Lebah Madu Terapkan Social Distancing

Secara nutrisi, ia tidak menyediakan protein, lemak, atau serat. Di sisi lain, madu ini mengandung sejumlah kecil beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin C dan magnesium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kandungan yang paling mengesankan dari madu akasia adalah senyawa tanaman yang kuat seperti flavonoid, yang bertindak sebagai antioksidan.

Manfaat madu akasia

Madu akasia tidak hanya berguna untuk keperluan kuliner. Berikut adalah manfaat madu akasia untuk kesehatan:

1. Kaya akan antioksidan

Madu akasia mengandung banyak antioksidan penting yang berkontribusi pada potensi manfaat kesehatannya.

Antioksidan mampu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

 

 

 



Acacia Honey: Nutrition, Benefits, and Downsides

We include products we think are useful for our readers. If you buy through links on this page, we may earn a small commission. Here’s our process.

Acacia honey is produced by bees who pollinate the flowers of the black locust tree, native to North America and Europe.

It’s said to boast several health benefits, which are likely attributed to its high antioxidant content.

This article reviews the nutrition, benefits, uses, and potential downsides of acacia honey.

What is acacia honey?

Acacia honey is derived from the nectar of the Robinia pseudoacacia flower, commonly known as the black locust or false acacia tree (1Trusted Source).

This unique honey is typically labeled and sold as acacia honey in Europe but is commonly found as American acacia or locust honey in the United States.

Compared with traditional honey, it’s often much lighter in color, appearing almost transparent.

It has a flower-like aroma and sweet, delicate flavor.

Conveniently, acacia honey remains liquid longer and crystallizes much slower than traditional honey. This is likely due to its higher fructose content (2Trusted Source3Trusted Source).

Because it abstains from solidifying for longer, this honey is highly popular and can be more expensive than traditional types of honey.

SUMMARYAcacia honey is made from nectar derived from the black locust tree. It’s lighter in color and crystallizes slower than traditional honey.

READER SURVEY
Please take a quick 1-minute survey

Your answers will help us improve our experience. You’re the best!

Nutritional profile of acacia honey

Like traditional honey, 1 tablespoon (21 grams) of acacia honey provides around 60 calories and 17 grams of sugar (4Trusted Source5Trusted Source).

Acacia honey includes the sugars glucose, sucrose, and fructose, though fructose is the most prevalent (2Trusted Source).

Nutritionally, it provides no protein, fat, or fiber. On the other hand, it contains small amounts of several vitamins and minerals, such as vitamin C and magnesium (4Trusted Source).

What’s most impressive about acacia honey is its high content of powerful plant compounds like flavonoids, which act as antioxidants (1Trusted Source6Trusted Source7Trusted Source).

SUMMARYNutritionally, acacia honey is primarily made up of carbs in the form of sugars, and it’s rich in powerful plant compounds with antioxidant properties.

Benefits of acacia honey

Acacia honey is not just useful for culinary purposes. While it shares the ordinary health benefits of traditional honey, it also has unique properties of its own.

Here are some of the health benefits of acacia honey.

Rich in antioxidants

Acacia honey supplies many important antioxidants, which may contribute to its potential health benefits ( 1Trusted Source7Trusted Source8Trusted Source).

Antioxidants protect your cells against damage caused by free radicals. Over time, free-radical damage can contribute to disease (9Trusted Source).

Flavonoids are the main type of antioxidants in acacia honey. A diet high in flavonoids may reduce your risk of chronic conditions, including heart disease and certain types of cancer (8Trusted Source10Trusted Source11Trusted Source).

Though not as prevalent as flavonoids, this honey also contains beta carotene, a type of plant pigment with powerful antioxidant properties (12Trusted Source).

Eating beta-carotene-rich foods and supplements has been associated with improved brain function and skin health (13Trusted Source14Trusted Source15Trusted Source).

One test-tube study even showed that acacia honey effectively stopped the spread of lung cancer cells (16Trusted Source).

Natural antibacterial properties

Many of acacia honey’s healing abilities are likely attributed to its antibacterial activity.

The honey contains components needed to produce and slowly release small amounts of hydrogen peroxide (3Trusted Source17Trusted Source).

Hydrogen peroxide is a type of acid that kills bacteria by breaking down their cell walls (18Trusted Source).

One study discovered that acacia honey proved effective against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa, two types of antibiotic-resistant bacteria. It concluded that its high levels of powerful hydrogen peroxide were likely responsible (19Trusted Source).

May aid wound healing

Honey has been used to treat wounds since ancient times.

Due to acacia honey’s antioxidant and antibacterial properties, it may help speed wound healing and prevent bacterial contamination and infection.

Additionally, this honey helps maintain a moist environment while providing a protective barrier, both of which can aid wound healing.

Confirming the efficacy of this ancient practice, both test-tube and animal studies indicate that acacia honey accelerates wound healing (20Trusted Source21Trusted Source).

May prevent and treat acne

Scientific evidence is limited on acacia honey’s ability to fight acne.

That said, commercial acne-fighting creams and lotions containing a mixture of acacia honey and acidic ingredients are available (22Trusted Source).

Due to its strong antibacterial activity, acacia honey could help keep your skin free of bacteria, which may improve or prevent common skin conditions like acne (23Trusted Source).

Ultimately, more research is needed to determine whether acacia honey is an efficient home remedy against acne.

SUMMARYAcacia honey has potent antioxidant and antibacterial properties. It may aid wound healing and improve acne.

Precautions of use

For most individuals, acacia honey is safe to eat.

However, some populations may need to avoid or limit acacia honey, including:

  • Infants. Due to the risk of botulism, a rare foodborne illness, it’s not recommended to give any type of honey to babies under the age of one year (24Trusted Source).
  • Those with diabetes. Though the evidence on honey and diabetes is mixed, all types of honey are high in natural sugar. Acacia honey should be consumed in moderation, as it may affect blood sugar levels.
  • Those allergic to bees or honey. If you are allergic to traditional honey or bees, you may experience an allergic reaction to eating or topically applying acacia honey.

Additionally, though acacia honey may come with health benefits, keep in mind that it — like any sweetener — should be consumed in moderation due to its high calorie and sugar contents.

Eating too much of any type of sweetener may contribute to weight gain, increase blood sugar levels, and have an overall negative impact on your health (25Trusted Source).

SUMMARYAcacia honey is safe for most individuals over the age of one. Nonetheless, those allergic to bees or honey and people with diabetes should speak with their healthcare provider before using it.

The bottom line

Acacia honey, also known as locust honey, is derived from the nectar of the Robinia pseudoacacia flower.

It has a light, almost transparent color and stays liquid for longer, prolonging its shelf life.

Acacia honey may aid wound healing, improve acne, and offer additional benefits due to its powerful antioxidants.

However, further research is warranted to support these purported beneficial properties.

If you want to experience the flowery sweetness of acacia honey and test its potential benefits, you can buy it locally or online.

disadur :https://www.healthline.com/nutrition/acacia-honey#precautions


Note : SELALU READY STOCK

Order Grosir / Eceran Telepon : +62 361 – 8944047

TOKO ONLINE kami:


Product Type: ,