100 % PURE & NATURAL

BPOM RI MD 111222075142

Komposisi: 100% Minyak Habbatussauda

Composision : 100%  Habbatussauda Oil

 

Cara penyajian :
Tambahkan ke makanan dan sayuran ( atau minum 1 sendok setiap hari)
How to use
Salad dressing, drizzle it on vegetables, pasta, or other dishes for a boost of flavor and drink 1 spoon every day

Cara Penyimpanan :
Simpan di tempat kering & terhindar dari sinar matahari langsung. Simpan pada suhu di bawah 30o C
Storage method :
Store in a dry place avoid sunlight directly. Store at temperature under 30o C


Note : SELALU READY STOCK

Order Grosir / Eceran Telepon : +62 361 – 8944047

TOKO ONLINE kami:

 

 

 

 


3 Khasiat Utama Minyak Jintan Hitam, Bisa Turunkan Berat Badan, Lho!

3 Khasiat Utama Minyak Jintan Hitam, Bisa Turunkan Berat Badan, Lho!

Minyak jintan hitam (black seed oil) atau minyak biji hitam dikenal karena khasiatnya yang mujarab. Penelitian menunjukkan bahwa minyak esensial ini mungkin menawarkan banyak manfaat kesehatan dan kosmetik. Misalnya membantu dalam memperbaiki kondisi kulit dan mengobati beberapa penyakit tertentu. Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini yang akan membahas manfaat minyak jintan hitam.

Mengenal minyak jintan hitam

manfaat habbatussauda

Biji hitam (black seed) dikenal juga sebagai jintan hitam, black caraway, kalonji, dan biji bawang hitam. Jintan hitam ini berasa dari tanaman Nigella sativa. Ini adalah tanaman kecil dengan bunga berwarna ungu pucat, biru, atau putih yang tumbuh di Eropa Timur, Asia Barat, dan Timur Tengah.

Banyak orang yang sudah menggunakan jintan hitam ini sebagai obat alami selama ribuan tahun. Bijinya juga bisa memberi rasa kari, acar, dan roti dengan cara yang mirip dengan jinten atau oregano.

Minyak biji hitam mengandung thymoquinone, yang merupakan senyawa antioksidan dan antiradang yang mungkin juga memiliki sifat menghambat pertumbuhan tumor.

Orang bisa mengonsumsi minyak biji hitam dalam bentuk kapsul atau mengoleskannya langsung untuk memberi manfaat pada kulit. Anda juga bisa menambahkan minyak jintan hitam sebagai minyak pijat, sampo, produk perawatan kulit buatan sendiri, dan wewangian.

Minyak jintan hitam yang berkualitas tinggi juga cocok untuk digunakan untuk memasak, memanggang, dan meracik minuman.

Manfaat minyak jintan hitam

Para peneliti dari berbagai spesialisasi telah meneliti kemungkinan manfaat jintan hitam. Namun, penting untuk dicatat bahwa banyak penelitian yang dilakukan hingga saat ini menggunakan sel atau hewan sebagai percobaan. Memang penelitian yang tersedia mengenai efek minyak jintan hitam pada manusia masih terbatas.

1. Manfaat minyak jintan hitam untuk menurunkan berat badan

menurunkan berat badan pada penderita diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen biji jinten hitam dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (body mass index atau BMI). Para peserta penelitian tidak melaporkan efek samping yang parah dari mengonsumsi suplemen ini.

Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes & Metabolic Disorders menemukan bahwa minyak jintan hitam cukup efektif dalam mengatasi obesitas.

2. Manfaat minyak jintan hitam untuk kulit

kulit kombinasi

Minyak jintan hitam mungkin bermanfaat bagi orang-orang dengan kondisi kulit berikut ini.

  • Eksim: Menurut penelitian dengan skala kecil yang membandingkan manfaat N. sativa dengan obat resep, minyak jintan hitam dapat mengurangi tingkat keparahan eksim di tangan.
  • Jerawat: Penelitian menunjukkan bahwa efek antimikroba dan antiradang dari minyak jintan hitam dapat memperbaiki jerawat. Dalam satu penelitian, 58 persen peserta menilai minyak jintan lumayan ampuh, sementara 35 persen merasa hasilnya biasa-biasa saja.
  • Psoriasis: Sebuah penelitian tahun 2012 yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa minyak ini memiliki manfaat antipsoriatik.

Minyak jintan hitam juga dapat menghaluskan rambut, melembutkan kulit, dan bertindak sebagai pelembab. Sayangnya, bukti ilmiah yang kuat untuk mengonfirmasi manfaat ini masih kurang.

3. Manfaat minyak jintan hitam sebagai obat herbal

komplikasi rematik

Minyak jintan hitam mungkin juga bermanfaat untuk beberapa kondisi kesehatan, termasuk:

Kanker

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa thymoquinone dalam minyak jintan hitam dapat memengaruhi kematian sel terprogram, atau apoptosis, dalam beberapa jenis sel kanker. Ini termasuk kanker otak, leukemia, dan sel kanker payudara.

Namun, banyak penelitian tentang efek minyak jintan hitam pada kanker menggunakan sel yang diambil dari manusia (bukan langsung ke tubuh manusianya), sehingga para peneliti belum tahu seberapa efektif minyak tersebut dapat mengobati pasien kanker.

Fungsi hati dan ginjal

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus, minyak jintan hitam dapat mengurangi komplikasi penyakit hati dan memperbaiki struktur organ ginjal. Peneliti tidak tahu apakah efek ini juga akan terjadi pada manusia.

Diabetes

Minyak jintan hitam mungkin bermanfaat bagi pasien diabetes, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Complementary Therapies in Medicine pada 2015.

Para peneliti menganalisis penelitian yang diterbitkan sebelumnya tentang penggunaan N. sativa untuk diabetes dan menyimpulkan bahwa herbal ini mengatur kadar gula darah dan kolesterol. Akan tetapi, masih diperlukan uji klinis untuk memperjelas efeknya.

Menyehatkan sperma

Uji klinis terkontrol plasebo pada pria dengan sperma abnormal dan masalah kesuburan telah menemukan bahwa minyak jintan hitam dapat meningkatkan gerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma serta volume air mani.

Rematik

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Immunological Investigations, minyak jintan hitam dapat membantu dalam mengobati rematik. Penelitian ini dilakukan pada 43 wanita dengan rematik ringan sampai sedang yang mengonsumsi kapsul minyak jintan hitam atau plasebo setiap hari selama satu bulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengobatan dengan minyak jintan hitam menyebabkan pengurangan gejala arthritis (yang dinilai oleh skala rating DAS-28), tingkat penanda peradangan darah, dan jumlah sendi yang bengkak.

Rinitis alergi

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Otolaryngology, menunjukkan bahwa minyak jintan hitam dapat mengurangi hidung tersumbat, gatal, pilek, dan bersin setelah dua minggu.

disadur :https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-minyak-jintan-hitam/?amp=1


10 Manfaat Minyak Biji Jintan Hitam untuk Kesehatan

Banyak yang percaya minyak jintan hitam berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Mari kupas tuntas manfaatnya untuk kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Jika membicarakan minyak yang sehat, yang terpikir oleh sebagian besar orang mungkin minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak canola. Padahal, ada juga minyak sehat lainnya, yaitu minyak biji jintan hitam alias black seed oil. Tak sedikit pula yang percaya bahwa khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit! Menarik untuk membahas apa saja manfaat kesehatan minyak jintan hitam untuk kesehatan tubuh.

Seperti namanya, minyak ini diekstrak dari biji jintan hitam (Nigella sativa), tanaman yang berasal dari Asia barat daya. Salah satu komponen kunci minyak biji jintan hitam adalah thymoquinone, senyawa dengan sifat antioksidan.

Minyak biji jintan hitam banyak digunakan untuk menangani kondisi seperti asma, alergi, diabetes, sakit kepala, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, dan reumatoid artritis. Sebagai tambahan, minyak ini juga dikatakan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan melawan infeksi.

Minyak ini juga sering dioleskan ke kulit atau rambut untuk mengatasi jerawat, rambut dan kulit kering, psoriasis, dan untuk menumbuhkan rambut. Biji jintan hitamnya sendiri punya rasa pahit, yang digunakan sebagai salah satu bumbu khas masakan Timur Tengah dan India, dan kadang ditaburkan di atas flatbread, roti naan, atau bagel.

Lebih lengkapnya, berikut ini adalah manfaat minyak biji jintan hitam untuk kesehatan tubuh.

1. Melawan peradangan

Minyak biji jintan hitam telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat-obatan, campuran makanan, hingga bahan untuk kosmetik. Banyak orang yang memanfaatkan minyak ini untuk menggantikan obat antinyeri seperti aspirin atau ibuprofen, dengan harapan bisa melawan inflamasi. Minyak biji jintan hitam juga memiliki zat yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan.

2. Alergi

Minyak biji jintan hitam kerap digunakan untuk menangani alergi, khususnya rinitis. Pada sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan di “American Journal of Otolaryngology” misalnya, minyak ini ditemukan dapat mengurangi gejala hidung tersumbat dan gatal-gatal, meler, dan bersin-bersin setelah dua minggu.

3. Kanker

Seperti yang disebut sebelumnya, minyak biji jintan hitam mengandung thymoquinone, senyawa antioksidan yang mungkin memiliki kekuatan melawan kanker. Pada sebuah studi pada tikus, senyawa ditemukan dapat mengecilkan tumor dan memperlambat pertumbuhannya, serta melindungi jaringan dari kerusakan radiasi. Akan tetapi, perlu lebih banyak bukti untuk mengetahui apakah minyak ini dapat digunakan untuk terapi.

4. Asma

Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa minyak biji jintan hitam baik untuk penderita asma. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal “Phytotherapy Research” tahun 2017 menyebutkan bahwa pada penderita asma yang mengonsumsi kapsul minyak biji jintan hitam dilaporkan lebih bisa mengontrol asma dibandingkan dengan penderita yang mengonsumsi pil plasebo.

5. Jerawat

Selama berabad-abad minyak biji jintan hitam telah digunakan untuk mengobati ruam, psoriasis, dan peradangan kulit. Studi menunjukkan bahwa minyak biji hitam dapat bekerja sama baiknya dengan benzoil untuk mengatasi jerawat.

6. Kesehatan jantung

Di banyak bagian dunia, biji jintan hitam banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Dalam beberapa penelitian kecil, suplemen biji jintan hitam telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah trigliserida. Mengonsumsi suplemen bubuk jintan hitam (bukan minyak) bahkan dapat meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh Anda ketika dikombinasikan dengan latihan aerobik.

7. Reumatoid artritis

Menurut studi kecil yang dipublikasikan di jurnal medis “Immunological Investigations” tahun 2016, minyak biji jintan hitam dapat membantu pengobatan reumatoid artritis atau radang sendi. Pada studi ini, 43 wanita dengan radang sendi tingkat ringan hingga sedang mengonsumsi kapsul minyak biji jintan hitam atau plasebo setiap hari selama sebulan. Hasilnya, terapi dengan minyak biji jintan hitam dapat mengurangi gejala artritis, kadar penanda inflamasi dalam darah, dan jumlah sendi yang bengkak.

8. Kesuburan pria

Studi pada tikus dan pria yang infertil menemukan bahwa minyak biji jintan hitam dapat mendorong produksi sperma dan membantu pergerakan sperma lebih cepat. Antioksiodan yang terdapat pada minyak biji jintan hitam tampaknya mampu melindungi sperma dari kerusakan. Meski dimikian, perlu lebih banyak uji klinis untuk mengetahui apakah minyak ini bisa jadi terapi yang baik untuk infertilitas pada pria.

9. Obesitas

Pada studi yang diterbitkan di jurnal “Food & Function” tahun 2015, ada kemungkinan bahwa minyak biji jintan hitam dapat mengurangi faktor risiko pada wanita dengan obesitas. Studi mempelajari wanita yang mengonsumsi minyak biji jintan hitam atau plasebo sembari diet rendah kalori selama 8 minggu. Hasilnya, ditemukan penurunan berat badan, lingkar pinggang, dan kadar trigliserida pada wanita yang mengonsumsi minyak biji jintan hitam.

10. Diabetes

Menurut sebuah ulasan di jurnal “Complementary Therapies in Medicine”, peneliti menganalisis penggunaan biji jintan hitam untuk diabetes. Kesimpulannya, konsumsinya dapat memperbaiki kadar gula dan kolesterol dalam model diabetes. Namun, uji klinis tetap harus diperlukan untuk mengklarifikasi efeknya.

Dari sepuluh manfaat yang disebutkan di atas, pantas saja minyak biji jintan hitam dipercaya bisa menyembuhkan banyak penyakit. Manfaat kesehatannya begitu banyak! Meski demikian, hindari penggunaan minyak ini sebagai terapi utama menggantikan terapi klinis. Jika ingin mengonsumsinya, lebih baik konsultasikan dengan dokter karena minyak ini juga mengandung melanthin yang bisa berbahaya jika kadarnya terlalu tinggi. Selain itu, terdapat pula kekhawatiran bahwa terlalu banyak mengonsumsi minyak biji jintan hitam dapat membahayakan ginjal dan hati.

disadur :https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3621644/10-manfaat-minyak-biji-jintan-hitam-untuk-kesehatan


This trendy ingredient has been around for more than just a couple years.

ADVERTISEMENT
1801wBlackSeedOil.jpg
CREDIT: PIOTR MALCZYK

In the midst of bone broth“raw” water, and collagen chatter, you may have heard talks of another alleged superfood currently trending in the health food sphere: black seed oil.

The substance was identified as a top 10 natural foods trend in 2018 by Natural Grocers, which touted its effectiveness in treating various health conditions. But what exactly is black seed oil, is it really that good for you, how the heck are you supposed to consume this dark, mysterious liquid?

Here, three nutrition experts help us dissect the trend.

What exactly black seed oil is

Black seed—also called black caraway, black cumin, black onion seed and kalonji—comes from Nigella sativa, a flowering shrub that grows in Eastern Europe, the Middle East, and Asia. It contains chemical compounds called thymoquinone and caryophyllene that have been linked to certain health benefits, explains Stephanie Ferrari, a Massachusetts-based registered dietitian.

The substance has been used medicinally for thousands of years. In fact, historians believe that King Tut, Cleopatra, and Hippocrates ingested black seed for an array of conditions, including malaise, weakness, coughing and skin care.

In recent years, black seed oil (a liquid version of black seed) has gained popularity in the health food sphere as awareness of its purported health benefits spreads.  Here’s what you need to know:

Studies have found potential health benefits

Black seed oil has been used to treat an array of medical conditions, including asthma, high blood pressure, diabetes, inflammation, cough, headache, eczema, fever, dizziness and the flu.

In recent decades, scientific studies, primarily in animals, have preliminarily confirmed its potential for treat or mitigating various diseases.

Black seed oil has been linked to improved liver function and prevention of liver damage, liver disease, and both type 1 and type 2 diabetes, explains Cate Ritter, a certified functional diagnostic nutrition practitioner. Plus, its chemical compounds have been shown to provide strong anti-pathogenic and anti-fungal properties.

It may also help improve blood pressureblood lipids and even fight cancer, says Ferrari.

“There is also evidence that the seed oil is an antioxidant, and may have antibacterial properties when tested under laboratory conditions,” explains Susan Bowerman, a Los Angeles-based registered dietitian. As mentioned, though, there are limited human studies to back up the purported benefits of black seed oil, so it’s difficult to draw any hard conclusions on its healing properties (at least, for now.)

It has a strong taste—that isn’t for everyone

Most people find it to be slightly bitter and a bit hot, says Bowerman. Others liken it to the flavor of cumin or oregano.

There are some health caveats

Some people have reported experiencing health-related issues after consuming or using black seed oil, including: dermatitis, rash, itching, blistering, pain, tenderness, low blood pressure and medication interactions, warns Ferrari. “It also has potential for allergic reactions, most commonly hives or gastrointestinal symptoms,” she adds.

What’s more, black seed oil may interfere with the action of certain medications, and it may slow blood clotting, says Bowerman, so you should check with your doctor before trying it out, and add it to your list of home medications.

It should be eaten raw

Black seed oil can be consumed raw, one teaspoon at a time, says Ferrari.

“Avoid heating it to preserve the nutrients,” adds Ritter.

Because of its strong taste, you may want to mix it with honey or lemon juice, Ferrari advises. Just be sure to check and follow the recommended daily dose on the package—most doses will be between 1 and 2 teaspoons.

The oil can also be drizzled on salads like dressings, or mixed into teas, smoothies and coffee (although keep in mind the caveats about its pungent taste).

disadur :https://www.cookinglight.com/cooking-101/resources/what-is-black-seed-oil


Product Type: